Convenience, Staff

24 Mei, 2009 | Edisi: | Kategori: Sok-Sok Ingglis

Oleh Gideon Widyatmoko

Setelah bosan dengan televisi barunya, Mustafa bertandang ke markas LIDAHIBU, dan mengajak jalan-jalan. Tidak tahu hendak kemana, akhirnya LIDAHIBU, penyayang binatang dan juga pemelihara kucing, menganjurkan Mustafa untuk berfoto-foto di kebun binatang Gembira Loka saja. Walaupun Mustafa sempat mengernyitkan dahi dan menyipitkan sebelah mata sehingga alis matanya secara ostosmastis naik juga, akhirnya setuju dengan ide LIDAHIBU.

Sebelum sampai di Kebun Binatang, kami mampir dulu di kedai 24 jam, yang menyediakan bermacam-macam kebutuhan, untuk membeli pelengkap nasi tempe dan lalapan yang sengaja kami bungkus untuk piknik. Pelengkap yang dimaksudkan sudah tentu berupa minuman dingin dan saus sambal. Sebenarnya ingin membeli telur asin juga, tapi toko ini tidak menjual telur asin.

Alih-alih memilih merek saus sambal, Mustafa malah memperhatikan slogan yang diangkat oleh toko 24 jam ini, INTERNATIONAL CONVENIENCE STORE. Mustafa terheran-heran, ini toko kelontong tapi kok slogannya, kalau dia terjemahkan, Toko Kenyamanan Internasional? Apa yang aneh, ya? Ini toko kelontong atau toko kenyamanan sebenarnya? Mustafa mendadak mengalami disorientasi. Wah, LIDAHIBU langsung saja menjelaskan pada Mustafa kalau ini adalah apa yang sering LIDAHIBU sebut sebagai Sok-Sok Ingglis.

Convenience berpangkat kata benda. Sementara, induk frasanya adalah store, juga merupakan kata benda. Lebih lanjut, kata-kata yang muncul sebelum kata induk, international dan convenience, akan menjelaskan kata induk store. Pemakaian international sebagai kata sifat yang menjelaskan kata benda store sudah tepat, tetapi penggunaan convenience sebagai penerang store kiranya dapat menimbulkan kegamangan semantik. Ada baiknya, convenience diganti dengan bentuk kata sifatnya, convenient, agar dapat lebih tepat menjelaskan store.

Mustafa akhihrnya memutuskan untuk menjadikan toko ini toko kegemarannya karena bisa jadi toko ini juga menjual kenyamanan, mungkin dalam kemasan yang lucu dan berwarna-warni.

Usai mendapatkan hidangan sampingan di toko 24 jam, kami langsung menuju Gembira Loka. Ah, tiketnya yang lumayan mahal tidak mengurungkan niat kami untuk berfoto-foto bersama binatang kesayangan. Begitu masuk ke dalam area kebun binatang, Mustafa kembali lagi terkejut. Awak LIDAHIBU juga tidak kalah terkejut melihat Mustafa mematung di hadapan sebuah plakat berukuran kurang lebih 4×1 meter persegi bertuliskan ENTRUST YOUR PRECIOUS STAFF TO THE SECURITY OFFICE. Apalagi maksud kalimat ini? Awak LIDAHIBU yang juga tertarik dengan plakat itu langsung membantu Mustafa untuk menerjemahkan: PERCAYAKAN TONGKAT BERHARGA ANDA PADA POS KEAMANAN. Nah, loh! Sebenarnya kalimat ini tidak salah, karena bisa saja ditujukan untuk pengunjung berusia uzur yang menggunakan tongkat untuk berjalan, yang bisa menitipkan tongkat itu pada Pos Keamanan Kebun Binatang. Bisa saja, kan? Hanya saja, yang menjadi masalah, kalimat berbahasa Inggris itu sebenarnya berusaha menjelaskan terjemahan kalimat berbahasa Indonesia yang tercantum di atasnya: BARANG BERHARGA ANDA DAPAT DITITIPKAN PADA POS KEAMANAN. Berarti, staff adalah terjemahan dari barang. Padahal kata staff sendiri, dalam Bahasa Indonesia, adalah ‘tongkat’ atau ‘dewan’ atau ‘anggota’ atau ‘karyawan’. Aneh sekali! Mungkin maksud dari tulisan itu adalah stuff yang berarti ‘barang’. Padahal pelafalan staff beda-tipis dengan stuff. Huh, membuat bingung saja!

Mustafa yang mengalami disorientasi bahasa ganda hanya bisa tertunduk lesu, seperti halnya binatang yang terkurung dalam terali besi dan kungkungan sempit nan kotor di kebun binatang itu. Awak LIDAHIBU berusaha membuat Mustafa kembali bergembira dengan memotret Mustafa dalam berbagai pose dan ekspresi wajah. Ha-ha-ha, lucu sekali.

  • Share/Save/Bookmark
(Berikan Rating)
Loading ... Loading ...

3 komentar
Berikan komentar »

  1. oi-oi… sudah lihat kamus bahasa Inggris? Bukankah convenience store itu adalah sebuah frasa khas bahasa Inggris logat Amerika yang berarti ‘toko yang bukanya lama’? wuaduh perlu diralat tuh! Bagaimana LIDAHIBU?

    Yuditra did not rate this post.
  2. Meskipun kali ini editornya kurang teliti , namun ada yang tetap mendasar, yaitu bahwa toko itu dinamai dengan istilah yang Ngamerika.
    Saya bosan dengan yang seperti itu. Memang, sebaiknya, saya belajar beberapa bahasa lain selain Inggris, Jawa, dan Indonesia. Jika tidak, kebuntuan saya mungkin akan mengabadi.

    Laura did not rate this post.
  3. Untuk komentar dari Yuditra: Ya, LIDAHIBU akui memang terjadi kesalahan. Setelah LIDAHIBU periksa di kamus, ternyata ‘convenience store’ memang berarti ‘a store that opens for extended hours’. Jadi, benar yang Anda katakan.

    LIDAHIBU akan segera meralat kesalahan ini di edisi cetak #4.

    Terimakasih untuk kritiknya.

    Salam,
    Redaksi

    Lidahibu did not rate this post.

Berikan Komentar