Serba-Serbi

Saya Membayangkan Diri sebagai Martir (Wawancara dengan Eko Endarmoko)

1 Juni, 2010 | Kategori: Serba-Serbi

Pengantar Redaksi: Pembaca, artikel ini redaksi kutip dari catatan Sdr. Wandi Yusuf (salah seorang pewawancara) di akun Facebooknya. Artikel ini sebelumnya dimuat-cetak di Radar Bekasi, 27 Mei, 2010. Atas izin Sdr. Eko Endarmoko, redaksi memuatnya di rubrik Serba-Serbi, dengan sedikit penyuntingan aksara dan format tulisan. Selamat membaca.
Di tengah pemulihan stroke yang dideritanya sejak 2002, Eko [...]



Plagiat Kian Merebak

6 Mei, 2010 | Kategori: Serba-Serbi

Oleh Ajip Rosidi*
(dikutip dari Harian Pikiran Rakyat, 01/05/10)
Plagiat adalah perbuatan mencuri, dalam hal ini mengaku karangan atau buah pikiran orang lain sebagaiĀ  karya kita sendiri. Dalam dunia ilmu dan seni, perbuatan itu dianggap sebagai dosa tak berampun. Guru besar di Universitas Parahyangan karena ketahuan melakukan plagiat dipecat dari kedudukannya. AlumniĀ  ITB [...]



Lema Tertinggal

29 Maret, 2010 | Kategori: Serba-Serbi

“Lema Tertinggal” adalah tajuk yang dibuat oleh Pusat Bahasa di situsnya untuk menyatakan bahwa ada lema-lema yang tidak tercetak di Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa Edisi Keempat.
Sebagai bentuk tanggung jawab, Pusat Bahasa kemudian mengunggah informasi tentang lema-lema yang tercecer itu di situs mereka.
Silahkan Anda klik tautan ini untuk memeriksa lema-lema yang tidak tercetak di [...]



Berkata ya ramadhan

28 Oktober, 2009 | Kategori: Serba-Serbi

Oleh Nikodemus Wuri Kurniawan
Selagi masih bulan puasa, tak ada salahnya membahas “kemerdekaan” dalam menuliskan Ramadan. Ternyata muncul banyak cara untuk menuliskan Ramadan. Kamus tentu menulisnya Ramadan, yang lain Ramadhan. Koran Malaysia menulisnya Ramadan. Di Arab, ada Ramadan dan Ramadhan. Rakyat Pakistan menulisnya Ramazan, di zaman lalu kita menulisnya, Ramadlan. Menurut kamus Zain, tulisannya Ramalan. Rakyat [...]



Ralat Sok-sok Ingglis

14 September, 2009 | Kategori: Serba-Serbi

Di edisi #2 (minggu ke-2 Mei, 2009), rubrik Sok-Sok Ingglis, yang berjudul
Convenience, Staff, terdapat sebuah kesalahan dalam memaknai frasa convenience store. Makna yang benar adalah: ‘a small local shop with extended opening hours’.
Dengan ini LIDAHIBU meralat rubrik tersebut: tidak ada yang salah dengan frasa itu, seperti yang digugat dalam rubrik Sok-Sok Ingglis.
-Redaksi-



RUU Bahasa Disahkan

4 Juli, 2009 | Kategori: Serba-Serbi

Rancangan Undang-Undang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan disahkan menjadi undang-undang. Tilik beritanya di tautan ini.